Konservasi Air, Flora, dan Fauna di UI berkaitan dengan SDGs no.15

image
By adminweb On Kamis, Januari 09 th, 2020 · no Comments · In

Konservasi Air, Flora, dan Fauna di UI berkaitan dengan SDGs no. 11 SDGs, no. 13 dan SDGs no. 15

 

 

Depok – Universitas Indonesia (UI) sebagian besar lahannya berupa hutan kota dan ruang terbuka hijau. Hutan kota UI dibagi lagi menjadi beberapa zona berdasarkan asal tanaman, seperti, tanaman Indonesia bagian barat masuk ke dalam zona Wales Barat, tanaman Indonesia bagian timur masuk ke dalam zona Wales Timur. Zona lainnya yaitu Vegetasi Asli yang berisikan tanaman asli Depok – Jakarta serta zona penyangga. Hutan kota dan ruang terbuka hijau UI memiliki fungsi sebagai wahana koleksi dan konservasi plasma nutfah, juga berfungsi sebagai wilayah resapan air daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung. Selain itu, UI juga memiliki 6 danau yaitu danau Kenanga, Agathis, Mahoni, Puspa, Ulin, dan Salam yang disingkat menjadi KAMPUS. Selain untuk mendukung konservasi air di UI, danau yang berasal dari sodetan kali Ciliwung ini juga berfungsi untuk menahan laju air ketika curah hujan dan debit sungai tinggi.

 

 

Selang waktu sekitar 30 tahunan dari kegiatan pembangunan dan pengembangan hutan kota, banyak kegiatan di hutan kota, terutama penamanan tanaman pengkayaan jenis dan perawatan  bekerjasama dengan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.  Ribuan jenis tanaman terdapat di UI. Untuk pohon saja, terdapat sekitar 817 spesies dengan 360 jenisnya berupa pohon introduksi untuk pengkayaan jenis.

Pada tanggal 24 Mei 2019, UPT K3L UI melakukan penanaman untuk menambah jumlah tanaman/flora identitas yang mulai berkurang keberadaannya di sekitar danau UI. Adapun tanaman yang kami tanam berupa 10 bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri) yang status  kelangkaannya yaitu vulnerable / rentan. Tanaman tersebut diperoleh dari LIPI – Kebun Raya Bogor (KRB) dan ditanam di sekitar danau Ulin. 

 


 

Konservasi satwa juga dilakukan untuk menciptakan keseimbangan ekosistem hutan kota. Ular merupakan salah satu satwa yang sering ditemui di UI. UI sendiri merupakan kampus dengan aktivitas pendidikan dan jumlah orang yang banyak, sehingga harus diperhatikan untuk keselamatan dan kesehatan lingkungan tersebut. Diharapkan populasi ular tidak terganggu dengan keberadaan manusia di sekitarnya dan sebaliknya, dalam beraktivitas mahasiswa dan civitas akademik UI juga tidak terkena bahaya dari ular, terutama spesies yang berbisa. Hal ini sesuai dengan tujuan SDG 15 Life on Land, yaitu variasi ekosistem dengan keanekaragaman jenis penyusunnya yang hidup Bersama. UPT K3L UI mengadakan beberapa pelatihan rutin seperti pelatihan penanganan ular dan peracikan obat bius hewan.

 

Dokumen terkait:

  1. Rekomendasi Penanaman Pohon di Universitas Indonesia (pdf)

About

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *