UPT K3L Tergabung Dalam Program UI Peduli, Relawan Banjir Jabodetabek

image
By adminweb On Kamis, Januari 09 th, 2020 · no Comments · In

UI Peduli Berkaitan dengan SDGs No. 13

Depok – Universitas Indonesia (UI) berada di wilayah Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan dengan tingkat intensitas bencana alam yang cukup tinggi. Seiring dengan terjadinya perubahan iklim yang ekstrim saat ini, maka fenomena tersebut berbanding lurus degan peningkatan intensitas bencana alam di Indonesia seperti gempa bumi, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta banjir bandang. UI melalui beberapa unit terkait diantaranya Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (UPT K3L), Pusat Riset dan Respon Bencana atau Disaster Research and Response Center  (DRRC), dan Direktorat Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas (DPPF), unit dari masing-masing Fakultas, serta unit lainnya, dimana unit-unit tersebut memiliki beberapa kegiatan mitigasi terhadap isu perubahan iklim tersebut, diantaranya:

  1. Pembuatan Pusat Riset dan Respon Bencana (DRRC)

    Menyadari pentingnya universitas diberdayakan bukan hanya sebagai sentra ajar melainkan juga sentra riset, yang penting peranannya untuk menggali pengetahuan pengetahuan strategis, berbagai pemegang kepentingan baik negara maupun swasta dalam perjalanannya aktif dalam mendorong pengembangan riset melalui institusi ini. Kini fokus kepada riset telah menjadi norma bagi universitas-universitas di berbagai penjuru dunia. Pengetahuan dan pengembangan yang dihasilkan oleh penelitian terbukti meningkatkan daya kompetisi pihak-pihak yang mungkin untuk memanfaatkannya. Tugas Pokok Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Indonesia adalah merumuskan kebijakan serta mengembangkan dan mengelola kegiatan riset dan pengabdian masyarakat untuk mewujudkan visi, misi dan tujuan universitas.

  2. Kegiatan UI Peduli

    UI selalu terlibat dalam Upaya Reaksi Cepat (URC) bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan, oleh karena itu program UI Peduli memiliki 2 fase utama;  fase tanggap darurat dan fase rehabilitasi. Fase tanggap darurat meliputi bantuan medis, tim assessment kondisi bencana, dan distribusi bantuan, sedangkan fase rehabilitasi meliputi normalisasi kehidupan masyarakat korban bencana pada bidang kesehatan termasuk sanitasi lingkungan, kesehatan jiwa, dan Pendidikan. Sejak tahun 2015-2017 banyak kegiatan yang telah dilakukan dalam program UI Peduli, antara lain UI Peduli Asap, UI Peduli Gempa Aceh, UI Peduli Jakarta, UI Peduli Bima, UI Peduli Gunung Agung Bali, dan yang terkini adalah UI Peduli Bencana Banjir di Jabodetabek. 

    Pada kegiatan UI Peduli kali ini yaitu pada Jumat – Sabtu, 3 – 4 Januari 2020, Tim UI (Universitas Indonesia) Peduli memfokuskan pada tiga aksi yaitu Aksi Psikoedukasi, Aksi pendistribusian logistik dan alat kebersihan serta Aksi Edukasi kesehatan pada keadaan banjir dan membantu pembersihan rumah-rumah warga dengan menurunkan 24 relawan ke 3 titik bencana banjir yang tengah melanda DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi pada awal tahun 2020. Ketiga aksi tersebut dilaksanakan di tiga titik lokasi yaitu: wilayah Cipinang dan Kampung Melayu, Cimanggis, dan Universitas Borobudur. Pada aksi tersebut, tim UI Peduli menyampaikan pesan kunci “Aman dan Sehat di saat Banjir” kepada ibu-ibu dan anak-anak pengungsi, karena merekalah yang paling rentan terhadap gangguan kesehatan di pengungsian.

       

Kegiatan UI Peduli kali ini melibatkan sivitas akademika UI yang terdiri atas tim Medis FKUI, BEM Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK UI), tim K3L, Resimen Mahasiswa (Menwa), Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI dan tim DRPM UI (Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat) serta bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Puskesmas setempat.

3. Kegiatan Penanaman pohon secara tematik maupun rutin

Selang waktu sekitar 30 tahunan dari kegiatan pembangunan dan pengembangan hutan kota, banyak kegiatan di hutan kota, terutama penamanan tanaman pengkayaan jenis dan perawatan  bekerjasama dengan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta.  Ribuan jenis tanaman terdapat di UI. Untuk pohon saja, terdapat sekitar 817 spesies dengan 360 jenisnya berupa pohon introduksi untuk pengkayaan jenis. Pada tanggal 24 Mei 2019, melakukan penanaman untuk menambah jumlah tanaman/flora identitas yang kurang tersebut. Adapun tanaman yang kami tanam berupa 10 bibit pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri) yang status  kelangkaannya yaitu vulnerable / rentan. Tanaman tersebut diperoleh dari LIPI – Kebun Raya Bogor (KRB) dan ditanam di sekitar danau Ulin. 

sumber :

https://www.ui.ac.id/ui-peduli-kerahkan-tim-beri-bantuan-bagi-korban-banjir-jabodetabek/ 

http://drrc.ui.ac.id/drrc/ 

 

 

 

 

About

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *